NEWS & ENTERTAINMENT MEDIA

Contact online

Website AG CYBER TV tidak bisa di akses tanpa Javascript
Silahkan Aktifkan Javascript di browser Anda !!Subscribe Us


Semua karya otentik dari AG Cyber TV di proteksi ,
tidak diperbolehkan mengambil sebagian atau keseluruhan isi berita asli karya kami tanpa izin redaksi.

Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari, Misteri Dugaan Korupsi Bendungan Margopatut Kian Memanas


NGANJUK – Penanganan dugaan tindak pidana korupsi proyek Bendungan Margopatut terus bergulir. Kali ini, sorotan publik tertuju pada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, yang dipastikan menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk, Senin (6/7/2026).

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Nganjuk, Koko Roby Yahya, saat dikonfirmasi awak media.
"Iya betul," ujar Koko singkat, membenarkan bahwa Nur Solekan diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi Bendungan Margopatut.

Sebelumnya, kehadiran Nur Solekan di Kantor Kejari Nganjuk sempat menyita perhatian. Ia tiba sekitar pukul 09.50 WIB dengan menggunakan mobil pribadi berpelat nomor AD 1574 TE.

Tanpa banyak berinteraksi, Nur Solekan langsung memasuki ruang tunggu Kejari sebelum menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Momen tersebut tak luput dari perhatian para jurnalis yang telah menunggu di lokasi. Saat ditanya mengenai agenda pemeriksaan maupun keterkaitannya dengan kasus Bendungan Margopatut, Nur Solekan memilih irit bicara. Ia hanya melempar senyum kepada awak media tanpa memberikan satu pun pernyataan.
Pemeriksaan terhadap pejabat tertinggi di lingkungan birokrasi Pemerintah Kabupaten Nganjuk ini semakin menguatkan sinyal bahwa penyidik Kejari Nganjuk terus mendalami perkara dugaan korupsi proyek Bendungan Margopatut dengan memanggil sejumlah pihak yang dinilai mengetahui proses maupun kebijakan terkait proyek tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kejaksaan Negeri Nganjuk belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan maupun kemungkinan adanya pemanggilan saksi-saksi lain dalam pengembangan kasus tersebut.

Publik kini menanti langkah lanjutan Kejari Nganjuk dalam mengusut tuntas dugaan korupsi Bendungan Margopatut, yang menjadi perhatian luas masyarakat karena menyangkut penggunaan anggaran negara dan kepentingan pembangunan daerah.