NEWS & ENTERTAINMENT MEDIA

Contact online

Website AG CYBER TV tidak bisa di akses tanpa Javascript
Silahkan Aktifkan Javascript di browser Anda !!Subscribe Us


Semua karya otentik dari AG Cyber TV di proteksi ,
tidak diperbolehkan mengambil sebagian atau keseluruhan isi berita asli karya kami tanpa izin redaksi.

Bendungan Ngerambe Diprediksi Hadapi Beban Ekstra, Aktivitas Persiapan Akses Proyek Jadi Sorotan

Nganjuk – Bendungan Ngerambe yang berada di Desa Bendungrejo, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, diperkirakan akan menghadapi tantangan yang berbeda dari biasanya. Jika selama ini bendungan lebih dikenal berjuang menahan derasnya arus air dari hulu maupun menghadapi tumpukan material sampah yang terbawa aliran sungai, dalam waktu dekat perhatian justru tertuju pada potensi meningkatnya aktivitas kendaraan bertonase besar yang melintas di atasnya.

Perkiraan tersebut muncul seiring adanya indikasi persiapan pembangunan usaha berskala besar oleh salah satu perusahaan di kawasan yang berada di belakang bendungan tersebut. Kondisi ini memunculkan perhatian sejumlah pihak terkait kesiapan akses jalan dan infrastruktur pendukung yang akan digunakan untuk menunjang mobilitas kendaraan proyek.

Salah satu tanda yang menjadi perhatian adalah dibongkarnya gapura pintu masuk Desa Sengkut, Kecamatan Berbek, yang selama ini menjadi jalur akses utama keluar-masuk kendaraan dari ruas jalan Berbek–Pace menuju lokasi dimaksud. Pembongkaran tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya membuka ruang yang lebih memadai bagi kendaraan berukuran besar yang nantinya berpotensi melintas menuju area pengembangan usaha.

Kepala Desa Sengkut, Cakra, membenarkan adanya kegiatan pembongkaran gapura tersebut. Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp pada Sabtu (6/6/2026), ia menjelaskan bahwa proses pembongkaran telah dilakukan beberapa hari sebelumnya dan saat ini masih berlanjut pada bagian atap atau struktur atas gapura.

"Memang benar gapura sedang dibongkar. Pekerjaan sudah berjalan beberapa hari dan saat ini masih dilakukan pembongkaran pada bagian atasnya," terang Cakra.

Dengan adanya perubahan akses tersebut, perhatian publik kini mengarah pada kemungkinan meningkatnya intensitas lalu lintas kendaraan berat yang akan melintasi sejumlah titik infrastruktur di kawasan tersebut, termasuk Bendungan Ngerambe yang selama ini berfungsi sebagai salah satu sarana pendukung sistem pengairan di wilayah Berbek.

Sebagai informasi, Bendungan Ngerambe yang berada di wilayah Desa Bendungrejo merupakan aset sumber daya air yang berada di bawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, instansi di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

 Pengelolaannya dilakukan bersama Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk guna memastikan fungsi irigasi, pengendalian aliran air, dan keberlangsungan infrastruktur tetap berjalan optimal bagi kepentingan masyarakat.

Meningkatnya aktivitas pembangunan dan mobilitas kendaraan berat di kawasan sekitar diharapkan tetap memperhatikan aspek keselamatan, daya dukung infrastruktur, serta ketentuan teknis yang berlaku agar keberadaan bendungan dan fasilitas umum lainnya tetap terjaga dengan baik di tengah perkembangan investasi dan pembangunan wilayah.