Nganjuk — Langkah nyata untuk menekan angka pengangguran kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Tenaga Kerja dengan menggelar Pelatihan Barista Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung di aula Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Nganjuk, pelatihan ini menjadi bagian dari program pendidikan dan pelatihan keterampilan berbasis klaster kompetensi bagi para pencari kerja di Kabupaten Nganjuk. (8/5/2026)
Antusias 15 peserta terlihat sejak awal kegiatan, pelatihan di laksanakan selama 12 hari. Pelatihan ini dinilai bukan sekadar belajar meracik kopi, namun juga membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru di tengah berkembangnya industri kopi dan kafe di Indonesia.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Itsna Shofiani, berharap para peserta mampu meningkatkan keterampilan, membangun kepercayaan diri, serta memiliki daya saing di dunia kerja maupun usaha mandiri.
“Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal nyata bagi masyarakat agar lebih siap menghadapi kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang,” ungkapnya.
Program ini juga mendapat perhatian positif karena dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda produktif di Kabupaten Nganjuk.
Dengan adanya pelatihan barista ini, diharapkan lahir tenaga-tenaga terampil baru yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.


