Surabaya – Sosok Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, kembali menunjukkan kiprahnya di dunia pendidikan nasional.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Ikatan Alumni (IKA) UNESA, ia memberikan pembekalan kepada 16.300 mahasiswa dalam Program Mahasiswa Berdampak, sebuah gerakan yang diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Di hadapan ribuan mahasiswa, Kang Marhaen menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pembangunan bangsa.
Menurutnya, ilmu pengetahuan harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi pencapaian di ruang perkuliahan.
Mengusung semangat "Bersinergi dalam Keberagaman, Berinovasi untuk Negeri", pembekalan tersebut menjadi momentum penting untuk membangun karakter mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Keberagaman dipandang sebagai kekuatan besar yang harus dipersatukan melalui kolaborasi, sementara inovasi menjadi kunci dalam menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.
Kang Marhaen juga mengajak seluruh mahasiswa agar tidak takut bermimpi besar dan terus mengembangkan potensi diri. Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang berani keluar dari zona nyaman, memiliki integritas, serta mampu menciptakan perubahan yang berdampak luas bagi kemajuan daerah maupun nasional.
Program ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya ribuan inovator muda yang siap mengabdi kepada masyarakat dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Indonesia.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, para mahasiswa diharapkan mampu menjadi wajah masa depan bangsa yang unggul, berdaya saing, serta siap membawa Indonesia melangkah lebih maju.


