Nganjuk — Semangat memperkuat ketahanan pangan nasional kembali digaungkan melalui kegiatan Panen Raya Kedelai Ketahanan Pangan TNI AL Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi simbol kolaborasi besar antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung cita-cita swasembada pangan nasional. (14/5/2026)
Hamparan tanaman kedelai yang menguning siap panen menjadi pemandangan yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut.
Acara berlangsung meriah dengan hadirnya berbagai unsur pemerintah daerah, aparat TNI, serta para petani yang turut menyambut momentum penting bagi sektor pertanian nasional.
Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Drs. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.BA menjelaskan bahwa kegiatan ini mengambil tema besar “Menuju Swasembada Nasional”, yang menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan produksi pangan dalam negeri, khususnya komoditas kedelai yang selama ini menjadi kebutuhan strategis masyarakat Indonesia.
“Ketahanan pangan adalah kekuatan bangsa. Melalui sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, kami optimistis Kabupaten Nganjuk mampu menjadi salah satu daerah penopang swasembada pangan nasional,” ujar Bupati Marhaen Djumadi dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa sektor pertanian harus terus diperkuat melalui modernisasi alat pertanian, peningkatan kualitas sumber daya petani, serta dukungan berbagai pihak agar hasil produksi semakin maksimal.
“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Pemerintah daerah akan terus mendukung program-program pertanian agar kesejahteraan petani meningkat dan hasil panen semakin melimpah,” tambahnya.
Program ketahanan pangan yang melibatkan TNI AL ini dinilai menjadi langkah nyata dalam membantu petani meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat kemandirian pangan daerah.
Kabupaten Nganjuk sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah potensial sektor pertanian di Jawa Timur. Kegiatan panen raya ini juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian, sekaligus membuka peluang pengembangan teknologi dan modernisasi pertanian di daerah.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan lintas sektor, Panen Raya Kedelai 2026 di Nganjuk menjadi bukti bahwa upaya menuju ketahanan pangan nasional terus bergerak maju demi menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat.


