Nganjuk – Suasana khidmat menyelimuti kegiatan syukuran yang digelar di makam Marsinah pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas jasa perjuangan almarhumah sebagai simbol perjuangan buruh di Indonesia.
Acara tersebut diinisiasi oleh perwakilan Serikat Buruh Indonesia (KSBI) Kabupaten Nganjuk, yang mengundang berbagai unsur mulai dari Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga awak media.
Kegiatan diawali dengan prosesi tabur bunga di makam, yang berlangsung dengan penuh khidmat.
Para peserta tampak mengikuti rangkaian acara dengan tertib sebagai bentuk penghargaan terhadap sosok yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak pekerja.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dengan harapan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi saat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua KSBI Nganjuk, Kelik, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai keadilan sosial.
Selain itu, penempatan kembali patung Marsinah di area makam turut menjadi bagian dari upaya menjaga simbol sejarah agar tetap terawat dan dapat dikenang oleh masyarakat luas.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan, mencerminkan komitmen berbagai pihak dalam menghargai sejarah serta menjaga nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan.


