Nganjuk , Agcyber.news, Guna menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan realitas dunia kerja hukum, sejumlah mahasiswa program studi Hukum dari Universitas Veteran Surabaya, Universitas Terbuka Kampus Kediri dan UIN Tulungagung resmi menyelesaikan program magang intensif di Kantor Advokat Dr.Prayogo Laksono dan Partner, Kegiatan yang berlangsung selama 1 bulan ini memberikan kesempatan bagi para mahasiswa tingkat akhir untuk terlibat langsung dalam penanganan perkara hukum riil di lapangan,Selama periode magang, para mahasiswa tidak hanya duduk di belakang meja, Mereka dibimbing langsung oleh Para advokat senior untuk menguasai kompetensi praktis yang esensial, antara lain:Penyusunan Dokumen Hukum: (18/8/2026).
Menyusun draf surat kuasa khusus, dokumen gugatan perdata, eksepsi, hingga nota pembelaan (pledoi), selain itu juga dibimbing untuk mengAnalisis Kasus, Membedah surat dakwaan, tuntutan jaksa, serta menganalisis pertimbangan hukum dalam putusan hakim, selain itu adik - adik mahasiswa diajak Praktik Lapangan dengan Mengikuti proses persidangan langsung di Pengadilan Negeri, mendampingi klien dalam pemeriksaan, hingga mempelajari taktik penyelesaian sengketa di luar pengadilan (non-litigasi), Pimpinan Kantor Advokat Dr. Prayogo Laksono,SH.MH menyatakan bahwa program ini merupakan investasi penting bagi masa depan profesi penegak hukum di Indonesia. "Dunia peradilan dinamis.
Kami memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah legal reasoning dan etika profesi agar mereka siap menjadi advokat yang berintegritas saat lulus nanti," ujarnya.Sementara itu, Kharisma, salah satu peserta magang, mengaku mendapatkan pengalaman yang transformatif. "Di kampus kami belajar apa itu hukum, tetapi di kantor advokat ini kami belajar bagaimana hukum itu digerakkan untuk membela keadilan.
Pengalaman ikut ke pengadilan dan melihat penyusunan berkas perkara secara nyata memberikan kami bekal karier yang sangat berharga," ungkapnya.Program magang ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara sektor pendidikan tinggi dan institusi penegak hukum swasta. Melalui pengalaman terjun langsung ini, para mahasiswa diharapkan mampu mempercepat adaptasi mereka saat memasuki dunia profesi hukum pasca-kelulusan.

