Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk akan menggelar kegiatan bertajuk Temu Kangen Diaspora Nganjuk 2026 sebagai upaya mempererat tali silaturahmi antara warga Nganjuk yang berada di perantauan dengan masyarakat di kampung halaman.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 22 Maret 2026, mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo KRT Sosro Koesoemo, Kabupaten Nganjuk.
Mengusung slogan “Nganjuk Ngangenin, Tansah Ana Ing Ati”, acara ini mencerminkan kerinduan sekaligus kuatnya ikatan emosional antara diaspora dengan daerah asalnya. Nuansa budaya lokal pun akan ditampilkan melalui berbagai elemen khas Nganjuk, seperti ikon candi, kesenian tradisional, serta simbol-simbol budaya yang menjadi identitas daerah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring antar diaspora, sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Nganjuk. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana nostalgia bagi para perantau untuk kembali mengenang kampung halaman.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, mengajak seluruh diaspora dan masyarakat untuk turut hadir dan memeriahkan kegiatan tersebut sebagai wujud kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah.
“Nganjuk membutuhkan kontribusi semua pihak. Bagaimana kita bersama-sama menjadikan Nganjuk sebagai daerah yang lebih maju,” ujarnya.
Ia menambahkan, program diaspora merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, bahkan masuk dalam prioritas ke-14 dalam agenda pembangunan daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan Nganjuk semakin meningkat, baik dari masyarakat yang berada di dalam daerah maupun para diaspora yang tersebar di berbagai wilayah.


