NGANJUK – Suasana pagi di Pondok Pesantren Yayasan Taman Pengetahuan (YTP) Kertosono, Kabupaten Nganjuk, mendadak bergelora pada Rabu (4/2/2026). Ratusan siswa-siswi Madrasah Aliyah (MA) YTP memadati aula utama, mengikuti Roadshow Generasi Berencana (GenRe) yang digelar Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB).
Kegiatan ini terasa istimewa karena dihadiri langsung Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, bersama Bunda GenRe Kabupaten Nganjuk, Yuni Marhaen, serta jajaran Forkopimcam Kertosono.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk tersebut menjadi magnet tersendiri dan disambut penuh kehangatan oleh keluarga besar Yayasan Taman Pengetahuan.
Pengasuh YTP, KH Ali Mansyur, menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian Pemkab Nganjuk terhadap dunia pendidikan pesantren. Ia menyebut kehadiran Bupati sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap masa depan generasi muda.
“Di tengah kesibukan beliau yang luar biasa, kami merasa terhormat karena Bapak Bupati berkenan rawuh dan menyapa langsung para santri kami,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Kang Marhaen—sapaan akrab Bupati Nganjuk—menyampaikan pesan tegas sekaligus penuh motivasi. Ia menekankan pentingnya perencanaan masa depan sejak dini, terutama terkait usia pernikahan. Menurutnya, santri harus fokus menuntut ilmu dan mempersiapkan masa depan, bukan terburu-buru menikah selepas lulus sekolah.
“Usia ideal menikah itu 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki. Ini penting untuk menekan angka dispensasi nikah dan melahirkan generasi yang sehat, matang, dan berkualitas,” tegasnya.
Tak sekadar menyampaikan regulasi, Bupati juga membakar semangat para santri dengan pesan tentang mentalitas sukses. Dengan gaya lugas dan membumi, ia mengajak siswa YTP membangun mindset positif dan percaya pada potensi diri.
“Kalian harus punya mental juara. Tanamkan dalam pikiran: saya anak hebat, saya pasti sukses. Jangan mudah mengeluh, jangan minder,” seru Marhaen yang langsung disambut tepuk tangan riuh para peserta.
Acara berlangsung hidup dan interaktif melalui sesi dialog dan tanya jawab antara Bupati dan para siswa. Antusiasme santri terlihat jelas, menandai kuatnya resonansi pesan yang disampaikan.
Roadshow Gen Re ini ditutup dengan ramah tamah, meninggalkan kesan mendalam bagi para santri. Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Nganjuk untuk terus “jemput bola”, hadir langsung ke lembaga pendidikan, dan memastikan generasi muda Nganjuk tumbuh sebagai generasi berencana, berdaya saing, dan bermental juara.


