NEWS & ENTERTAINMENT MEDIA

Contact online

Website AG CYBER TV tidak bisa di akses tanpa Javascript
Silahkan Aktifkan Javascript di browser Anda !!Subscribe Us


Semua karya otentik dari AG Cyber TV di proteksi ,
tidak diperbolehkan mengambil sebagian atau keseluruhan isi berita asli karya kami tanpa izin redaksi.

Dapur MBG di Bawah Naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Nganjuk Jadi Contoh, Terpaksa Tutup Sementara karena Anggaran Belum Cair


Nganjuk – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah tidak seluruhnya berjalan tanpa aturan. Di tengah sorotan terhadap sejumlah dapur MBG, dapur makan bergizi gratis yang dikelola Bagus Setyo Nugroho dan bekerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari justru dinilai konsisten menjaga kualitas, mutu, serta tata kelola yang sesuai ketentuan.

Dapur MBG tersebut dikenal mengutamakan kebersihan, kualitas bahan pangan, serta kesejahteraan para pekerja. Namun demikian, dapur ini terpaksa menghentikan operasional sementara waktu lantaran sumber anggaran dari Badan gizi Nasional belum cair, Senin (2/2/2026).

Seorang karyawan dapur mengaku sedih atas penghentian sementara tersebut.

 Pasalnya, dapur MBG ini menjadi sumber penghidupan sekaligus tempat kerja yang dinilai profesional dan manusiawi.

“Kami semua yang bekerja di dapur sangat sedih karena harus tutup sementara. Selama ini kami bekerja dengan nyaman dan sesuai aturan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Karyawan tersebut, Almira, juga menuturkan bahwa pengelolaan dapur di bawah kepemimpinan  berjalan dengan baik.

 Menurutnya,  dikenal rendah hati, bijaksana, serta aktif membimbing para pekerja jika terjadi kekeliruan dalam pelaksanaan tugas.

“beliau sangat humble, selalu membimbing dan mengarahkan kami. Kalau kami lalai, beliau menegur dengan baik. Kami juga sering mendapatkan bonus mingguan, dan gaji selalu dibayarkan tepat waktu sesuai aturan pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, Bagus Setyo Nugroho saat dikonfirmasi membenarkan bahwa dapur MBG yang dikelolanya tutup sementara karena anggaran dari Badan gizi nasional hingga saat ini belum dicairkan.

Bagus berharap proses pencairan anggaran dapat segera terealisasi agar dapur MBG kembali beroperasi dan program makan bergizi gratis bagi masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Penutupan sementara ini sekaligus menjadi bukti bahwa dapur MBG yang dikelola secara profesional tetap menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dan transparansi, dengan tidak memaksakan operasional tanpa dukungan anggaran resmi.