NEWS & ENTERTAINMENT MEDIA

Contact online

Website AG CYBER TV tidak bisa di akses tanpa Javascript
Silahkan Aktifkan Javascript di browser Anda !!Subscribe Us


Semua karya otentik dari AG Cyber TV di proteksi ,
tidak diperbolehkan mengambil sebagian atau keseluruhan isi berita asli karya kami tanpa izin redaksi.

Rapor Siswa Kelas 6 SDN 2 Kauman Nganjuk Belum Dibagikan, Kepala Sekolah Sebut Terkendala Kesibukan Kegiatan

 

NGANJUK, AGCYBERNEWS – Keterlambatan pembagian rapor siswa kelas 6 tahun ajaran sebelumnya di SDN 2 Kauman, Kabupaten Nganjuk, menuai keluhan dari sejumlah orang tua murid. Pasalnya, meski para siswa kini telah melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan duduk di bangku kelas 7, rapor sebagai dokumen hasil evaluasi pembelajaran masih belum seluruhnya diterima oleh wali murid.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah rapor siswa lulusan SDN 2 Kauman diduga masih tersimpan di lingkungan sekolah dan belum diserahkan kepada masing-masing orang tua. (30/10/2026)

Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya di kalangan wali murid. Sebab, rapor merupakan dokumen penting yang memuat rekam jejak akademik peserta didik dan dapat dibutuhkan untuk berbagai keperluan administrasi pendidikan lanjutan.

"Saya tidak tahu kenapa kok belum diberikan," ujar salah seorang narasumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Saat dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, Kepala Sekolah SDN 2 Kauman tidak membantah adanya rapor yang belum dibagikan. Ia menjelaskan, keterlambatan penyerahan dokumen tersebut berkaitan dengan padatnya aktivitas dan berbagai kegiatan internal sekolah.

Meski demikian, pihak sekolah menyampaikan bahwa pelayanan pengambilan rapor tetap tersedia. Kepala sekolah menyebutkan, apabila siswa maupun orang tua datang untuk mengambil dokumen tersebut, pihak sekolah akan segera memproses dan menyerahkannya.

Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab harapan para wali murid. Mereka menilai, penyerahan rapor seharusnya dapat dilakukan secara tertib dan proaktif tanpa harus menunggu orang tua datang dan menanyakan dokumen yang menjadi bagian dari administrasi pendidikan anak.

Terlebih, para siswa kini telah resmi melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Keberadaan rapor dari jenjang sekolah dasar tetap memiliki nilai penting sebagai rekam jejak hasil belajar dan dokumen pendukung administrasi pendidikan.

Para orang tua berharap pihak SDN 2 Kauman segera menyelesaikan pendistribusian seluruh rapor yang masih tertunda. Mereka juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk melakukan pemantauan dan memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.

Pendidikan bukan hanya soal proses belajar mengajar di ruang kelas, tetapi juga mencakup tanggung jawab sekolah dalam memberikan pelayanan administrasi secara tertib, tepat waktu, dan transparan.