NEWS & ENTERTAINMENT MEDIA

Contact online

Website AG CYBER TV tidak bisa di akses tanpa Javascript
Silahkan Aktifkan Javascript di browser Anda !!Subscribe Us


Semua karya otentik dari AG Cyber TV di proteksi ,
tidak diperbolehkan mengambil sebagian atau keseluruhan isi berita asli karya kami tanpa izin redaksi.

Doktor Hukum Muda Apresiasi Gerak Cepat Tim Pidsus Polres Nganjuk Bongkar Dugaan Mafia Solar Subsidi


Nganjuk – Langkah cepat Tim Pidsus Satreskrim Polres Nganjuk dalam mengamankan truk bermuatan BBM subsidi jenis solar mendapat apresiasi dari Doktor Hukum muda, Prayogo Laksono, SH., MH. Menurutnya, tindakan tegas aparat menjadi sinyal kuat bahwa praktik penyalahgunaan BBM subsidi tidak boleh lagi diberi ruang.

Prayogo Laksono menilai, pengamanan terhadap kendaraan yang diduga membawa ribuan liter solar subsidi merupakan bentuk keseriusan aparat penegak hukum dalam menjaga hak masyarakat kecil yang selama ini bergantung pada BBM bersubsidi.
“BBM subsidi itu diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan untuk disalahgunakan demi keuntungan pribadi ataupun kelompok tertentu. 

Saya mengapresiasi langkah cepat dan tegas Tim Pidsus Polres Nganjuk,” ujar Prayogo Laksono, Selasa (26/5/2026).
Ia menegaskan, dugaan praktik mafia BBM subsidi harus menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap stabilitas distribusi energi dan perekonomian masyarakat. Menurutnya, aparat penegak hukum perlu terus melakukan pengawasan secara masif agar penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran.

“Penegakan hukum seperti ini harus terus dikawal. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba bermain dengan distribusi BBM subsidi yang menjadi hak rakyat,” tegasnya.

Prayogo juga berharap proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga mampu memberikan efek jera bagi pelaku penyalahgunaan BBM subsidi.

Sebelumnya, Tim Pidsus Satreskrim Polres Nganjuk mengamankan sebuah truk yang diduga mengangkut sekitar 3.600 liter solar subsidi. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian untuk mengungkap dugaan jaringan serta modus operandi yang digunakan.

Langkah aparat tersebut pun mendapat perhatian publik karena dinilai sebagai upaya nyata dalam memberantas dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Kabupaten Nganjuk.