Nganjuk – Dugaan pelayanan yang dinilai kurang profesional terjadi di salah satu kantor Bank BRI di Kabupaten Nganjuk. Seorang nasabah mengaku merasa tidak nyaman setelah mendapat respons dari seorang Customer Service (CS) yang disebut bernama Rio saat hendak mengurus buku tabungan, Senin (13/7/2026).
Menurut keterangan yang diterima, peristiwa bermula ketika nasabah menunjukkan buku tabungannya untuk keperluan pelayanan. Namun, sebelum melakukan pemeriksaan terhadap buku tabungan tersebut, oknum CS itu diduga berbicara dengan nada lantang kepada petugas teller dan langsung menyatakan bahwa buku tabungan tersebut berasal dari unit tertentu.
Nasabah menilai pernyataan tersebut disampaikan tanpa terlebih dahulu memeriksa identitas atau asal penerbitan buku tabungan secara menyeluruh. Sikap tersebut dinilai membuat suasana pelayanan menjadi kurang nyaman dan menimbulkan kesan tidak profesional di hadapan nasabah lainnya.
"Sebagai lembaga yang bergerak di bidang pelayanan publik, setiap petugas perbankan seharusnya mengedepankan etika pelayanan, melakukan pengecekan data secara cermat, serta memberikan penjelasan yang santun kepada nasabah," ujar sumber yang berada di lokasi.
Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian pihak manajemen agar melakukan evaluasi terhadap kualitas pelayanan di kantor tersebut. Pelayanan yang ramah, teliti, dan profesional merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi perbankan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Bank BRI terkait dugaan kejadian tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


