NGANJUK – Gerak cepat ditunjukkan Bupati Nganjuk Dr. Drs. Marhaen Djumadi, SE, SH, MM, M.Ba menyikapi viralnya kondisi jalan rusak parah di Dusun Miren, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom. Tak menunggu lama, orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk itu langsung turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak), Rabu (5/2/2026).
Didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Kang Marhaen—sapaan akrab Bupati—menyusuri langsung ruas jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Jalan berlubang, bergelombang, dan rawan kecelakaan menjadi pemandangan nyata yang tak bisa ditutup-tutupi.
“Keluhan masyarakat tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Infrastruktur adalah kebutuhan dasar. Kalau jalan rusak, aktivitas ekonomi dan keselamatan warga jelas terganggu,” tegas Kang Marhaen di lokasi.
Tak hanya sekadar sidak, Pemerintah Kabupaten Nganjuk langsung mengambil langkah konkret. Dalam kesempatan tersebut, Kang Marhaen memastikan empat ruas jalan di sekitar Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom, akan segera diperbaiki secara bersamaan.
Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas kritik publik dan aksi simbolik warga yang sebelumnya menanam pohon pisang di tengah jalan berlubang sebagai bentuk protes. Pemerintah daerah, kata Kang Marhaen, tidak alergi kritik dan justru menjadikannya sebagai alarm percepatan kerja.
Plt. Kepala Dinas PUPR Nganjuk Onny menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan teknis dan penyesuaian anggaran agar proses perbaikan bisa segera dieksekusi tanpa menunggu terlalu lama.
“Kami akan kebut. Targetnya bukan tambal sulam, tapi perbaikan yang benar-benar fungsional dan tahan lama,” ujarnya.
Kunjungan mendadak ini disambut positif oleh warga setempat. Mereka berharap janji perbaikan benar-benar terealisasi, bukan sekadar wacana. Dengan langkah cepat ini, Pemkab Nganjuk menegaskan komitmennya untuk hadir, mendengar, dan bertindak demi kepentingan masyarakat.


